Dalam desain kipas, posisi pemasangan motor memiliki dampak signifikan pada kinerja aerodinamis dan karakteristik kebisingan. Karena keterbatasan ruang, motor sering kali tertanam sebagian di area impeller. Penyesuaian desain ini dapat memengaruhi tekanan statis kipas, efisiensi, karakteristik aliran internal, dan tingkat kebisingan.

• Pengurangan Tekanan Statis dan Efisiensi: Saat kedalaman intrusi motor meningkat, peningkatan tekanan statis dan efisiensi menurun, terutama dalam kondisi laju aliran tinggi:
- Pada laju aliran rendah (Q/Qn = 0.5), tekanan statis dan efisiensi menurun masing-masing sebesar 3.1% dan 2.8%.

- Pada laju aliran desain (Q/Qn = 1.0), tekanan statis dan efisiensi menurun masing-masing sebesar 12.3% dan 9.4%.

- Pada laju aliran tinggi (Q/Qn = 1.3), tekanan statis turun 82.8%, dan efisiensi menurun 79.1%.


Efek Penyumbatan Jalur Aliran:
-Pada kondisi aliran rendah, intrusi motor memiliki dampak minimal pada aliran, terutama yang memengaruhi area pelat tengah dan belakang.
-Pada laju aliran desain, pemisahan pusaran terbentuk di tepi depan sisi hisap bilah, dan tinggi motor yang berlebihan menyebabkan aliran tidak merata di saluran.
-Pada laju aliran tinggi, intrusi motor menyebabkan efek penyumbatan parah, mengakibatkan distribusi tekanan tidak merata pada pelat depan dan belakang, sehingga mengurangi stabilitas kipas secara keseluruhan.
Perubahan Struktur Vortex:
- Pada saluran masuk kipas, aliran udara beralih dari aksial ke radial, membentuk sepasang pusaran berputar berlawanan arah antara motor dan pelat belakang.
- Ketika tinggi intrusi mencapai h = 4H/8, pusaran ini menjadi lebih menonjol, sehingga secara signifikan meningkatkan kehilangan aliran.

Saat ketinggian pemasangan motor meningkat, tingkat kebisingan kipas meningkat secara signifikan, khususnya pada rentang frekuensi tinggi (6300-8000 Hz).
Pada Q/Qn = 1.0 dan Q/Qn = 1.3, tingkat daya suara meningkat secara nyata, dengan h = 4H/8 menunjukkan peningkatan kebisingan sekitar 3.8% dibandingkan dengan h = 0.
Intrusi motor sedang (h ≤ 2H/8) memiliki dampak minimal pada kinerja kipas, tetapi bila tinggi intrusi melebihi h = 3H/8, terjadi penurunan kinerja yang signifikan, terutama pada kondisi aliran tinggi.
Mengoptimalkan desain pelat belakang atau menyesuaikan penempatan motor disarankan untuk meminimalkan dampak negatif intrusi motor pada aerodinamika kipas dan tingkat kebisingan.
Studi ini memberikan referensi penting untuk mengoptimalkan kipas sentrifugal bebas volute, khususnya untuk HVAC, sistem ventilasi, dan aplikasi pusat data.
Strategi Optimasi Seemtek
Seemtek terus mengoptimalkan desain motor untuk memaksimalkan daya keluaran dengan diameter rotor yang lebih kecil, sehingga mengurangi dampak kedalaman pemasangan motor pada kinerja kipas. Pada saat yang sama, Seemtek telah mendesain ulang struktur impeller untuk meminimalkan ukuran tonjolan pelat pemasangan motor. Peningkatan ini meningkatkan karakteristik aliran udara secara keseluruhan, mengurangi kehilangan aliran, dan menurunkan kebisingan kipas.
milik Seemtek achelous Penggemar Sentrifugal EC ke Kipas Sentrifugal Romulus EC menggabungkan struktur impeller canggih ini, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi keseluruhan sekaligus mengurangi kebisingan pengoperasian. Ke depannya, Seemtek tetap berkomitmen pada kemajuan teknologi, menyediakan solusi kipas yang hemat energi, kebisingan rendah, dan efisiensi tinggi untuk berbagai aplikasi industri dan komersial.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:[email dilindungi]
Unduh katalog: klik disini